You are currently browsing the category archive for the ‘Bass Death’ category.

Eksotisme hutan Kalimantan yang tersisa masih dapat kita nikmati kesejukan dan keindahannya di Hutan Bukit Bangkirai. Terletak Kabupaten Kutai Kartanegara, kawasan hutan hujan tropis yang masih asli itu luasnya hanya 510 hektar dengan kawasan penyangga sekitar 1.500 hektar.

Welcome To The Jungle

Welcome To The Jungle

Di kawasan Hutan Bukit Bangkirai masih terdapat aneka jenis pohon langka khas Kalimantan yang terdapat di kawasan hutan itu. Ada pohon ulin atau kayu besi (eusideroxylon zwageri), meranti merah (shorea pauciflora), kayu hitam atau eboni (diospyros buxifolia), kruing (dipterocarpus cornutus), dan bangkirai (shorea laevis). Selain aneka pohon, rotan, dan anggrek, di hutan itu juga terdapat sedikitnya 113 jenis burung antara lain pelatuk merah, elang hitam, tepekong rangkong, punai, raja udang, burung surga, srigunting, dan elang bondol. Satwa lain yaitu owa-owa (hylobates muelleri), ular piton, beruk (macaca nemestrina), lutung merah (presbytus rubicunda), monyet ekor panjang (macaca fascicularis), kancil, dan bajing terbang.

Terdapat  tujuh trek agar bisa menjelajahi kawasan itu. Kondisi trek dibiarkan alami berupa jalan setapak, pohon tumbang yang melintang di tengah jalan.
Kicau burung, aneka suara serangga, gesekan batang pohon, serta desiran angin di dedaunan menjadi paduan suara yang merdu untuk dinikmati saat menapaki jalan setepak di hutan itu. Salah satu daya tarik Hutan Bukit Bangkirai terdapat jembatan gantung atau jembatan tajuk (canopy brige) yang menghubungkan empat pohon bangkirai yang tinggi besar. Jembatan itu terdiri dari tiga bagian dengan total panjang 64 meter. Panjangnya mungkin tidak seberapa namun ini sesungguhnya ajang uji nyali. Saya sempat dag-dig sebelum melangkah ke jembatan yang terbuat dari baja dan tali itu. Jembatan berada 30 meter dari permukaan tanah, lebar kurang dari satu meter, dan bergoyang ( di ketinggian itu kecepatan angin sekitar 30 mil per jam). Untuk mencapai jembatan orang harus meniti 139 anak tangga yang terbuat dari kayu ulin dengan konstruksi mengitari pohon bangkirai yang tinggi sekitar 60-70 meter. Di puncak tangga ada menara untuk menikmati pemandangan sekitar.

Canopy Bridge

Keindahan yang tersisa ini perlu kita jaga sebagai keberlangsungan keseimbangan alam dan warisan anak cucu kita.

Jangan ambil sesuatu kecuali gambar

Save Our Forest

Jangan ambil sesuatu kecuali gambar.

Jangan bunuh sesuatu kecuali waktu.

Jangan tinggalkan sesuatu kecuali jejak.

almanac

May 2017
S M T W T F S
« Jun    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

those who has came

  • 1,010 hits